#SelamatHAB72

#SelamatHAB72

Pembinaan dan Pengembangan Keagamaan Oleh Bimas Hindu SBT

Jumat, 10 Juni 2016
Waiketambaru, Penyelenggara Bimas Hindu Kemenag Kabupaten Seram Bagian Timur, melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Budaya Keagamaan yang di ikuti oleh tiga puluhan peserta bertempat di gedung wantilan Pura Siwa Putra Stana Giri tanggal 29 Mei 2016. Acara diawali dengan laporan panitia penyelenggara kegiatan oleh Bapak Herwanto, S.Sos.H selanjutnya arahan dan pembukaan secara resmi oleh Pembimas Hindu dan terakhir Doa.
            Kegiatan Pembinaan Dan Pengembangan Budaya Keagamaan tahun 2016 ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan maningkatkan pemahaman ajaran agama serta budaya keagamaan, sehingga para generasi muda dan umat Hindu dapat berperan aktif secara kreatif efektif dan inovatif. Karena dengan adanya umat yang kreatif, efektif, dan inovatif maka hal ini merupakan bagian dari program pemerintah dalam mengantisipasi peliknya situasi  serta kondisi ekonomi saat ini.
Dengan demikian ada 2 program prioritas yang di ingin dicapai dalam Pembinaan Dan Pengembangan Budaya Keagamaan yakni :
1.    Pelayanan Penyelenggaraan Informasi Keagamaan pada setiap hari besar keagamaan Hindu.
2.    Pelayanan penyelenggaraan latihan Seka Gong secara berkala
            Kegiatan ini di buka oleh Pembimas Hindu Provinsi Maluku Bapak Sukardi Rianto, S.Ag sekaligus sebagai narasumber kegiatan. Dalam pemaparan materinya Pembimas Hindu menghimbau setelah selesai kegiatan bagi para peserta yang pertama bisa meningkatkan kesadaran umat dan pentingnya melestarikan budaya keagamaan di Kabupaten Seram Bagian Timur. Kedua Meningkatnya kualitas penghidupan dalam jati diri sebagai bangsa Indonesia. Dan yang ketiga dapat meningkatkan pemahaman terhadap informasi keagamaan serta rajin Puja Bhakti.

Sebelum acara penutupan pada kesempatan ini pula Pembimas Hindu menyerahkan bantuan sarana keagamaan umat Hindu di Kabupaten Seram Bagian Timur berupa Sejata Dewata Nawa Sanga, Payung dan Umbul-umbul kepada kedua penyungsung Pura Wana Giri, dan Pura Siwa Putra Satana Giri. (pakher)
Narasumber Menyampaikan Materi


Penyerahan bantuan sarana upacara agama Hindu oleh Pembimas Hindu Provinsi Maluku



Narasumber Menyampaikan Materi
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Pembinaan dan Pengembangan Keagamaan Oleh Bimas Hindu SBT
Ditulis oleh kemenagsbt
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke https://kemenagserambagiantimur.blogspot.com/2016/06/pembinaan-dan-pengembangan-keagamaan.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Renungan


author-pic YUK JADI ASN CERDAS

Dikutip oleh Pak Min
KETIKA manusia masih hidup nomaden, yang bisa berburu dan membuat api sudah menjadi orang yang cerdas pada zamannya. Ketika peradaban pertama muncul, manusia mulai menetap dan menanam bahan makanannya sendiri – dibutuhkan kecerdasan baru, yaitu kemampuan untuk memahami tanah dan mengenal biji-bijian. Zaman terus berubah dan manusia dituntut untuk terus mengasah kecerdasannya – agar dia bisa tetap lebih cerdas dari kompleksitas permasalahan kehidupannya. Dari mana dia bisa terus belajar agar tidak tersesat di zamannya? Itulah gunanya petunjuk! Bukan hanya makhluk cerdas seperti manusia, seluruh ciptaanNya yang lain juga diberi petunjuk sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. Tanaman diberi petunjuk hara apa yang dia perlu hisap dari tanah, lebah diberi petunjuk bunga-bunga apa yang nectarnya bisa menjadi obat, domba di padang gembalaan diberi petunjuk untuk tahu bila ada tanaman yang beracun dst. Paket mulai dari penciptaan, penyempurnaan, penentuan kadar dan pemberian petunjuk inilah yang dijanjikan oleh Allah melalui rangkaian ayat-ayat pendek berikut : “Sucikan nama Rabb-mu Yang Maha Tinggi, Dia Yang Menciptakan lalu menyempurnakannya, Dia Yang menentukan ukuran-nya masing-masing dan memberinya petunjuk.” (QS; Al Ala [87]: 1-3) Petunjuk yang inherent – melekat pada diri kita itulah yang menjadi instrument penjaminan agar kita tidak tersesat. Jangankan kita, lebah yang amat kecil-pun mampu terbang sangat jauh dan balik kerumahnya tanpa harus tersesat – karena dia diberi petunjuk (QS 16 :68-69), apalagi manusia. Kunci-kunci pembuka segala problem kehidupannya ya ada di petunjuk tersebut. Lantas mengapa begitu banyak urusan kehidupan kita seolah tidak atau belum terselesaikan dengan baik? Urusan ekonomi, politik, keamanan, pangan, kesehatan dlsb? Ya karena kebanyakan manusia di zaman ini mengabaikan petunjuk tersebut. Lebah mampu mencari bunga-bunga di hutan dan mengambil obat untuk manusia – karena dia mengikuti petunjukNya. Sebaliknya manusia yang mengeksplorasi hutan yang sama, bukannya mendapatkan obat tetapi menimbulkan penyakit bagi sesamanya – dengan membakar hutan dan menebarkan asap – karena dia mengabaikan petunjukNya. Petunjuk itu ada di rumah-rumah kita, bahkan ada Apps di hp-kita dan kita bawa kemanapun kita pergi, sebagian kita bahkan bisa menghafal seluruh petunjuk yang ada – mengapa kita tidak kunjung juga menjadi umat yang cerdas, yang diunggulkan oleh Allah dari umat yang lain (QS 3 :139)? Barangkali penyebabnya adalah karena kita belum berhasil memahami petunjuk itu untuk kita yang hidup di zaman ultra informasi ini. Maka kami berusaha memahami petunjuk itu dengan meng-ekstrak informasi menggunakan teknologi yang ada di jaman ini, Anda juga bisa melakukannya menggunakan apa yang kami kembangkan di Huda.id – hanya saja dia masih jauh dari sempurna, sehingga hasilnya perlu diolah lagi. Bagaimana kita bisa lebih cerdas dari kompleksitas permasalahan kehidupan di zaman ini? Kuncinya adalah bagaimana kita menguasai inti dari setiap persoalan yang kita hadapi. sumber : hidayatullah(Mn)