#SelamatHAB72

#SelamatHAB72

PETA WILAYAH KERJA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA SBT

Rabu, 02 Februari 2011


Kementerian Agama adalah salah satu komponen penyelenggara sebagian tugas kenegaraan dengan tugas pokok menyelenggarakan sebagian tugas umum pemerintahan dan pembangunan di bidang agama.
KantorKementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Timur yang dalam pembentukannya pada Tanggal 01 Oktober 2007, KMA No 14 Tahun 2007 memiliki wilayah binaan meliputi4 (empat)Kantor Urusan Agama KecamatanYaitu :

1.      KUA Kecamatan Bula di Bula;
2.      KUA Kecamatan Seram Timur di Geser;
3.      KUA Kecamatan Pulau Gorom di Kataloka;
4.      KUA Kecamatan Werinama di Werinama;
Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Timur telah mengusulkan pembentukan Kantor Urusan Agama Kecamatan di 12 Kecamatan baru sesuai dengan Peraturan Daerah     ( PERDA ) Kabupaten Seram Bagian Timur tentang pemekaran Kecamatan baru di 12 Kecamatan yang tersebar di Wilayah  Kabupaten Seram Bagian Timur,diantaranya :

1.                   Kecamatan Tutuk Tolo di Waras-waras;
2.                   Kecamatan Kesui di Kesui;
3.                   Kecamatan Kilmuri di Kilmuri;
4.                   Kecamatan Siwawalalat di Siwalalat;
5.                   Kecamatan Bula Barat di Jakarta Baru;
6.                   Kecamatan Bula Timur di Waru;
7.                   Kecamatan Gorom Timur di Miran;
8.                   Kecamatan Pulau Panjang di Wisalean;
9.                   Kecamatan Ukar Sengan di Urung
10.               Kecamatan Kian Darat di Watu-Watu;
11.               Kecamatan Teor di Teor;
12.              KUA Kecamatan Lian Fitu di Lian Fitu

namun sampai saat ini KUA di 12 Kecamatan belum terealisasi.
Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Timur Tahun 2015 memiliki 7 satuan kerja,1 Kantor Kementerian Agama dan 10 Madrasah Negeri dan 5 Kantor Urusan Agama Kecamatan, 1 KUA Persiapan 34 Madarasah swasta, yang merupakan unit pelaksana teknis Kementerian Agama di Kecamatan serta sejumlah Pondok Pesantren, RA, MI, MTs dan MA Negeri/Swasta yang dirinci sebagai berikut :
1)        Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Timur;
2)        Kantor Urusan Agama Kecamatan sebanyak 4 (empat);
3)        Raudatul Atfal sebanyak 1 (Satu) RA;
4)        Madrasah Aliyah Negeri sebanyak 2 (dua) Madrasah;
5)        Madrasah Aliyah Swasta sebanyak 6 (enam) Madrasah;
6)        Madrasah Tsanawiyah Negeri sebanyak 5 (lima) Madrasah;
7)        Madrasah Tsanawiyah Swasta sebanyak  14 (empat belas)Madrasah;
8)        Madrasah Ibtidaiyah Negeri sebanyak 3 (tiga) Madrasah;
9)        Madrasah Ibtidaiyah Swasta sebanyak  14 (empat belas) Madrasah;
10)    Pondok Pesantren sebanyak 1 (Satu) Pondok.
Kabupaten Seram Bagian Timur semenjak dimekarkan pada Tahun 2003 yang hanya memiliki memiliki 4 Kecamatan dan  sekarang telah bertambah menjadi 16 Kecamatan, sehingga dengan demikian  dari sisi pelayanan sangat diperlukan penambahan fasilitas pemerintah agar dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat melalui penambahan Kantor Urusan Agama serta penambahan pegawai negeri serta pengangkatan tenaga guru pada kecamatan tersebut, mengingat kondisi letak geografis Kepulauan dan sarana Transportasi dan komunikasi serta perhubungan antar pulau belum memadai.

1.      Keadaan Geografis
1.1. Letak dan Luas Wilayah
Seram Bagian Timur  merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Maluku yang terletak  di Pulau Seram membentang dari arah barat ke timur, tepatnya pada 02°5000” - 04°50’00” LS dan 129°5000” - 131°50’00”BT dengan luas wilayah 20 656,894KM2, yang terdiri dari luas laut 14 877,771KM2 dan daratan 5 779,123 KM2 dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :
- Sebelah Utara           : Laut Seram
- Sebelah Selatan         : Laut Banda
- Sebelah Barat            : Maluku Tengah
- Sebelah Timur           : Laut Arafura



TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: PETA WILAYAH KERJA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA SBT
Ditulis oleh kemenagsbt
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke https://kemenagserambagiantimur.blogspot.com/2011/02/peta-wilayah-kerja-kantor-kementerian.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Renungan


author-pic YUK JADI ASN CERDAS

Dikutip oleh Pak Min
KETIKA manusia masih hidup nomaden, yang bisa berburu dan membuat api sudah menjadi orang yang cerdas pada zamannya. Ketika peradaban pertama muncul, manusia mulai menetap dan menanam bahan makanannya sendiri – dibutuhkan kecerdasan baru, yaitu kemampuan untuk memahami tanah dan mengenal biji-bijian. Zaman terus berubah dan manusia dituntut untuk terus mengasah kecerdasannya – agar dia bisa tetap lebih cerdas dari kompleksitas permasalahan kehidupannya. Dari mana dia bisa terus belajar agar tidak tersesat di zamannya? Itulah gunanya petunjuk! Bukan hanya makhluk cerdas seperti manusia, seluruh ciptaanNya yang lain juga diberi petunjuk sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. Tanaman diberi petunjuk hara apa yang dia perlu hisap dari tanah, lebah diberi petunjuk bunga-bunga apa yang nectarnya bisa menjadi obat, domba di padang gembalaan diberi petunjuk untuk tahu bila ada tanaman yang beracun dst. Paket mulai dari penciptaan, penyempurnaan, penentuan kadar dan pemberian petunjuk inilah yang dijanjikan oleh Allah melalui rangkaian ayat-ayat pendek berikut : “Sucikan nama Rabb-mu Yang Maha Tinggi, Dia Yang Menciptakan lalu menyempurnakannya, Dia Yang menentukan ukuran-nya masing-masing dan memberinya petunjuk.” (QS; Al Ala [87]: 1-3) Petunjuk yang inherent – melekat pada diri kita itulah yang menjadi instrument penjaminan agar kita tidak tersesat. Jangankan kita, lebah yang amat kecil-pun mampu terbang sangat jauh dan balik kerumahnya tanpa harus tersesat – karena dia diberi petunjuk (QS 16 :68-69), apalagi manusia. Kunci-kunci pembuka segala problem kehidupannya ya ada di petunjuk tersebut. Lantas mengapa begitu banyak urusan kehidupan kita seolah tidak atau belum terselesaikan dengan baik? Urusan ekonomi, politik, keamanan, pangan, kesehatan dlsb? Ya karena kebanyakan manusia di zaman ini mengabaikan petunjuk tersebut. Lebah mampu mencari bunga-bunga di hutan dan mengambil obat untuk manusia – karena dia mengikuti petunjukNya. Sebaliknya manusia yang mengeksplorasi hutan yang sama, bukannya mendapatkan obat tetapi menimbulkan penyakit bagi sesamanya – dengan membakar hutan dan menebarkan asap – karena dia mengabaikan petunjukNya. Petunjuk itu ada di rumah-rumah kita, bahkan ada Apps di hp-kita dan kita bawa kemanapun kita pergi, sebagian kita bahkan bisa menghafal seluruh petunjuk yang ada – mengapa kita tidak kunjung juga menjadi umat yang cerdas, yang diunggulkan oleh Allah dari umat yang lain (QS 3 :139)? Barangkali penyebabnya adalah karena kita belum berhasil memahami petunjuk itu untuk kita yang hidup di zaman ultra informasi ini. Maka kami berusaha memahami petunjuk itu dengan meng-ekstrak informasi menggunakan teknologi yang ada di jaman ini, Anda juga bisa melakukannya menggunakan apa yang kami kembangkan di Huda.id – hanya saja dia masih jauh dari sempurna, sehingga hasilnya perlu diolah lagi. Bagaimana kita bisa lebih cerdas dari kompleksitas permasalahan kehidupan di zaman ini? Kuncinya adalah bagaimana kita menguasai inti dari setiap persoalan yang kita hadapi. sumber : hidayatullah(Mn)