#SelamatHAB72

#SelamatHAB72

ASN Kemenag SBT Awali Jumat Pagi Dengan Goyang Tobelo

Jumat, 25 November 2016
Bula, Mengawali aktivitas pelayanan masyarakat di hari Jumat ini (25/11), para ASN Kantor Kemenag Kabupaten Seram Bagian Timur melaksanakan senam pagi goyang Tobelo yang lagi menjadi goyangan hits masyarakat Maluku saat ini. Senam pagi yang rencananya akan diagendakan sebagai senam rutin setiap hari Jumat bagi ASN Kemenag SBT ini juga diikuti oleh Kepala Kantor Kemenag SBT Drs. H. Umar Rengifuryaan dan Ketua DWP Kemenag SBT Ibu Salma Rengifuryaan.

Sesaat setelah senam pagi, Kepala Kemenag SBT memberi arahan singkat kepada seluruh ASN yang ada. Dalam arahannya Kepala Kemenag SBT menyampaikan rasa bangganya terhadap jajaran ASN Kemenag SBT yang begitu kompak dan semangat dalam mengawali aktivitas di hari Jumat ini.

"Saya sangat bangga sekali dengan bapak/ibu semua. Saya harapkan semangat dan kekompakan ini terus tertanam pada diri kita semua. Tidak hanya saat senam pagi saja, tapi harus diwejawantahkan dalam aktivitas pelayanan masyarakat setiap hari. Kita buktikan kepada masyarakat bahwa para ASN Kemenag SBT selalu siap melayani masyarakat setiap saat. Bahkan di luar jam kantor pun, banyak masyarakat yang membutuhkan pelayanan kita" tutur Drs. H. Umar Rengifuryaan.

Sementara itu Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag SBT Moksen Mahu S. Ag saat menyaksikan antusias para pegawai dalam senam pagi tersebut langsung akan mengagendakan senam pagi dijadikan agenda rutin sebelum melaksanakan aktivitas kantor setiap hari Jumat.

"Kebugaran fisik dan mental para ASN sangat penting sekali. Untuk itu sebagai upaya menjaga kebugaran sekaligus kekompakan maka kita akan agendakan senam ini sebagai senam pagi rutin setiap Jumat. Orang beriman yang kuat lebih baik daripada orang beriman yang lemah" ungkapnya sambil mengutip sebuah hadits yang langsung disetujui oleh semua ASN Kemenag SBT.
Mens Sana In Corpore Sano (mukmin)

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: ASN Kemenag SBT Awali Jumat Pagi Dengan Goyang Tobelo
Ditulis oleh kemenagsbt
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke https://kemenagserambagiantimur.blogspot.com/2016/11/asn-kemenag-sbt-awali-jumat-pagi-dengan.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Renungan


author-pic YUK JADI ASN CERDAS

Dikutip oleh Pak Min
KETIKA manusia masih hidup nomaden, yang bisa berburu dan membuat api sudah menjadi orang yang cerdas pada zamannya. Ketika peradaban pertama muncul, manusia mulai menetap dan menanam bahan makanannya sendiri – dibutuhkan kecerdasan baru, yaitu kemampuan untuk memahami tanah dan mengenal biji-bijian. Zaman terus berubah dan manusia dituntut untuk terus mengasah kecerdasannya – agar dia bisa tetap lebih cerdas dari kompleksitas permasalahan kehidupannya. Dari mana dia bisa terus belajar agar tidak tersesat di zamannya? Itulah gunanya petunjuk! Bukan hanya makhluk cerdas seperti manusia, seluruh ciptaanNya yang lain juga diberi petunjuk sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. Tanaman diberi petunjuk hara apa yang dia perlu hisap dari tanah, lebah diberi petunjuk bunga-bunga apa yang nectarnya bisa menjadi obat, domba di padang gembalaan diberi petunjuk untuk tahu bila ada tanaman yang beracun dst. Paket mulai dari penciptaan, penyempurnaan, penentuan kadar dan pemberian petunjuk inilah yang dijanjikan oleh Allah melalui rangkaian ayat-ayat pendek berikut : “Sucikan nama Rabb-mu Yang Maha Tinggi, Dia Yang Menciptakan lalu menyempurnakannya, Dia Yang menentukan ukuran-nya masing-masing dan memberinya petunjuk.” (QS; Al Ala [87]: 1-3) Petunjuk yang inherent – melekat pada diri kita itulah yang menjadi instrument penjaminan agar kita tidak tersesat. Jangankan kita, lebah yang amat kecil-pun mampu terbang sangat jauh dan balik kerumahnya tanpa harus tersesat – karena dia diberi petunjuk (QS 16 :68-69), apalagi manusia. Kunci-kunci pembuka segala problem kehidupannya ya ada di petunjuk tersebut. Lantas mengapa begitu banyak urusan kehidupan kita seolah tidak atau belum terselesaikan dengan baik? Urusan ekonomi, politik, keamanan, pangan, kesehatan dlsb? Ya karena kebanyakan manusia di zaman ini mengabaikan petunjuk tersebut. Lebah mampu mencari bunga-bunga di hutan dan mengambil obat untuk manusia – karena dia mengikuti petunjukNya. Sebaliknya manusia yang mengeksplorasi hutan yang sama, bukannya mendapatkan obat tetapi menimbulkan penyakit bagi sesamanya – dengan membakar hutan dan menebarkan asap – karena dia mengabaikan petunjukNya. Petunjuk itu ada di rumah-rumah kita, bahkan ada Apps di hp-kita dan kita bawa kemanapun kita pergi, sebagian kita bahkan bisa menghafal seluruh petunjuk yang ada – mengapa kita tidak kunjung juga menjadi umat yang cerdas, yang diunggulkan oleh Allah dari umat yang lain (QS 3 :139)? Barangkali penyebabnya adalah karena kita belum berhasil memahami petunjuk itu untuk kita yang hidup di zaman ultra informasi ini. Maka kami berusaha memahami petunjuk itu dengan meng-ekstrak informasi menggunakan teknologi yang ada di jaman ini, Anda juga bisa melakukannya menggunakan apa yang kami kembangkan di Huda.id – hanya saja dia masih jauh dari sempurna, sehingga hasilnya perlu diolah lagi. Bagaimana kita bisa lebih cerdas dari kompleksitas permasalahan kehidupan di zaman ini? Kuncinya adalah bagaimana kita menguasai inti dari setiap persoalan yang kita hadapi. sumber : hidayatullah(Mn)