#SelamatHAB72

#SelamatHAB72

KEPALA KANTOR KEMENAG SBT SERAHKAN SK PENGANGKATAN 40 PENYULUH AGAMA HONORER

Selasa, 17 Januari 2017
Bula, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Timur Drs. H. Umar Rengifuryaan secara resmi menyerahkan Surat Keputusan pengangkatan penyuluh agama honorer non PNS baik agama Islam maupun Kristen dalam apel bersama yang dilaksanakan hari ini Senin (17/1/2017) di halaman Kantor Kemenag SBT. Apel bersama yang telah menjadi agenda bulanan setiap tanggal 17 ini diikuti oleh para ASN Kantor Kemenag SBT dan para Kepala Madrasah yang ada di Kota Bula serta 40 orang penyuluh agama honorer yang telah dinyatan lolos pada seleksi sebelumnya.
Dalam sambutannya pada apel bersama tersebut Kepala Kemenag SBT mengajak semua ASN untuk terus meningkatkan kinerjanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Kepada rekan-rekan ASN ,sesuai dengan tema Hari Amal Bhakti yang beberapa waktu lalu kita peringati yakni "lebih dekat dengan ummat". Untuk itu saya harapkan kepada kita semua untuk semakin meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat serta mampu memberikan  pembinaan dan  pencerahan kepada mereka sesuai tupoksi yang dimiliki" ujar Umar Rengifuryaan.
Pada kesempatan itu pula Kepala Kemenag SBT menyampaikan pesan khususnya kepada para penyuluh agama honorer yang telah mendapatkan surat pengangkatannya sebagai tenaga penyuluh agama.
" Khusus untuk para penyuluh agama honorer yang baru saja menerima SK, hendaknya segera bisa melaksanakan tugasnya di tengah masyarakat sambil terus melakukan koordinasi dan konsultasi baik dengan Kepala Kantor Urusan Agama di kecamatan atau langsung dengan pihak kantor dalam hal ini Kepala Seksi Bimas Islam atau Kristen serta Hindu. Laksanakanlah tugasnya dengan penuh keikhlasan walaupun nantinya tunjangan yang akan saudara terima belum sepadan dengan beratnya tugas saudara di lapangan . Insya Allah pemerintah akan tetap memperhatikan masalah ini karena saudara saat ini telah menjadi garda terdepan dari kementerian agama dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat " pesan Kepala Kemenag SBT yang baru tiga bulan bertugas di kabupaten bertajuk Bumi Ita Wotu Nusa ini.
Dalam apel bersama itu pula Kepala Kantor Kemenag SBT Drs. H. Umar Rengifuryaan menyerahkan SK Berkala kepada sejumlah ASN serta sertifikat pra jabatan kepada para Calon Pegawai Negeri Sipil (K-2) yang telah mengikuti diklat prajab beberapa bulan sebelumnya di Balai Diklat Keagamaan Ambon. (mukmin)

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: KEPALA KANTOR KEMENAG SBT SERAHKAN SK PENGANGKATAN 40 PENYULUH AGAMA HONORER
Ditulis oleh kemenagsbt
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke https://kemenagserambagiantimur.blogspot.com/2017/01/kepala-kantor-kemenag-sbt-serahkan-sk.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Renungan


author-pic YUK JADI ASN CERDAS

Dikutip oleh Pak Min
KETIKA manusia masih hidup nomaden, yang bisa berburu dan membuat api sudah menjadi orang yang cerdas pada zamannya. Ketika peradaban pertama muncul, manusia mulai menetap dan menanam bahan makanannya sendiri – dibutuhkan kecerdasan baru, yaitu kemampuan untuk memahami tanah dan mengenal biji-bijian. Zaman terus berubah dan manusia dituntut untuk terus mengasah kecerdasannya – agar dia bisa tetap lebih cerdas dari kompleksitas permasalahan kehidupannya. Dari mana dia bisa terus belajar agar tidak tersesat di zamannya? Itulah gunanya petunjuk! Bukan hanya makhluk cerdas seperti manusia, seluruh ciptaanNya yang lain juga diberi petunjuk sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. Tanaman diberi petunjuk hara apa yang dia perlu hisap dari tanah, lebah diberi petunjuk bunga-bunga apa yang nectarnya bisa menjadi obat, domba di padang gembalaan diberi petunjuk untuk tahu bila ada tanaman yang beracun dst. Paket mulai dari penciptaan, penyempurnaan, penentuan kadar dan pemberian petunjuk inilah yang dijanjikan oleh Allah melalui rangkaian ayat-ayat pendek berikut : “Sucikan nama Rabb-mu Yang Maha Tinggi, Dia Yang Menciptakan lalu menyempurnakannya, Dia Yang menentukan ukuran-nya masing-masing dan memberinya petunjuk.” (QS; Al Ala [87]: 1-3) Petunjuk yang inherent – melekat pada diri kita itulah yang menjadi instrument penjaminan agar kita tidak tersesat. Jangankan kita, lebah yang amat kecil-pun mampu terbang sangat jauh dan balik kerumahnya tanpa harus tersesat – karena dia diberi petunjuk (QS 16 :68-69), apalagi manusia. Kunci-kunci pembuka segala problem kehidupannya ya ada di petunjuk tersebut. Lantas mengapa begitu banyak urusan kehidupan kita seolah tidak atau belum terselesaikan dengan baik? Urusan ekonomi, politik, keamanan, pangan, kesehatan dlsb? Ya karena kebanyakan manusia di zaman ini mengabaikan petunjuk tersebut. Lebah mampu mencari bunga-bunga di hutan dan mengambil obat untuk manusia – karena dia mengikuti petunjukNya. Sebaliknya manusia yang mengeksplorasi hutan yang sama, bukannya mendapatkan obat tetapi menimbulkan penyakit bagi sesamanya – dengan membakar hutan dan menebarkan asap – karena dia mengabaikan petunjukNya. Petunjuk itu ada di rumah-rumah kita, bahkan ada Apps di hp-kita dan kita bawa kemanapun kita pergi, sebagian kita bahkan bisa menghafal seluruh petunjuk yang ada – mengapa kita tidak kunjung juga menjadi umat yang cerdas, yang diunggulkan oleh Allah dari umat yang lain (QS 3 :139)? Barangkali penyebabnya adalah karena kita belum berhasil memahami petunjuk itu untuk kita yang hidup di zaman ultra informasi ini. Maka kami berusaha memahami petunjuk itu dengan meng-ekstrak informasi menggunakan teknologi yang ada di jaman ini, Anda juga bisa melakukannya menggunakan apa yang kami kembangkan di Huda.id – hanya saja dia masih jauh dari sempurna, sehingga hasilnya perlu diolah lagi. Bagaimana kita bisa lebih cerdas dari kompleksitas permasalahan kehidupan di zaman ini? Kuncinya adalah bagaimana kita menguasai inti dari setiap persoalan yang kita hadapi. sumber : hidayatullah(Mn)