Yasir Rumadaul: 3 Tipe Aparatur Kemenag SBT
Senin, 02 Juli 2018
Bula (Inmas). Kepala Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Timur, H.M. Yasir Rumadaul, S.Ag, M.Pd.I memberikan sambutan pada acara Pembukaan Diklat Teknis Substantif Penyusunan Rencana Pembelajaran (RPP) DDWK oleh Balai Diklat Keagamaan Ambon di Kemenag SBT, Senin (2/7).
Dalam sambutannya Kepala Kemenag menyampaikan rasa terima kasihnya atas pelaksanaan DDWK yang kembali dilaksanakan di SBT sebab banyak guru yang belum memahami dengan baik kurikulum K13. Sehingga momentum pelaksanaan diklat teknis sunstantif penyusunan rencana pembelajaran bisa kontinyu dilaksanakan di SBT.
"Jangankan K13, 5 budaya kerja masih perlu dikuatkan sehingga dirasakan perubahan minset sebagaimana banyak teman-teman rasakan saat mengikuti kegiatan di Balai Diklat dimana suasana kondusif dan menyenangkan mencerminkan penerapan 5 budaya kerja, semoga di SBT bisa seperti itu. Harapannya, Kemenag SBT dan BDK bisa seperti adik kakak yang saling memperhatikan" ujar Yasir Rumadaul.
Terkait kinerja aparaturnya, Yasir Rumadaul membagi ke dalam 3 kelompok. Pertama, tipe aparatur yang hanya menonton saja. Mereka ini tidak mau terlibat dalam setiap proses perubahan. Mereka apatis dengan keadaan dan memilih berada di tempat. Kedua, tipe aparatur penyokong, yakni mereka yang mengambil peran cukup aktif dalam proses perubahan. Ketiga, tipe aparatur pencipta. "Paling tidak para guru mengambil peran kedua sebagai aparatur yang turut menyokong dan menjadi bagian dari proses perubahan" ungkapnya.
Kepala Kemenag mengharapkan para guru yang hadir dapat memaksimalkan keseriusan dan fokus untuk memahami penyusunan RPP dari Widyaiswara yang telah hadir di SBT. Semua masalah dan kendala yang dihadapi di lapangan disampaikan untuk di diskusikan untuk dicarikan jalan keluar. Sebab ketidaktahuan yang disembunyikan akan merugikan diri sendiri. Melalui bertanya dan seksama memperhatikan akan menghapus ketidaktahuan.
Kendala yang dihadapi selama ini dalam bidang pendidikan menurut Yasir Rumadaul belum adanya sinkronisasi kerjasama dan satu bahasa antara Kepala Kantor dengan kepala seksi, pengawas kepala madrasah dan guru. "Masing-masing jalan sendiri. Karena itu melalui kegiatan ini diharapkan adanya kesamaan visi dan adanya perubahan minset kerja dan pikiran sehingga apa yang kita citakan bersama bisa diwujudkan" sambung Yasir. (ss)
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Yasir Rumadaul: 3 Tipe Aparatur Kemenag SBT
Ditulis oleh kemenagsbt
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke https://kemenagserambagiantimur.blogspot.com/2018/07/yasir-rumadaul-3-tipe-aparatur-kemenag.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.Ditulis oleh kemenagsbt
Rating Blog 5 dari 5

0 komentar:
Posting Komentar